Pengertian Tentang Pengukuran, Tes, Non-tes, Asesmen, Apraisal Dan Evaluasi

Bagi sebagian pendidik , istilah tes, pengukuran, dan penilaian adalah istilah yang sering di gunakan dalam menjalankan tugasnya sebagai pengajar. Pembahasan mengenai  pengukuran, tes, non-tes, asesmen, apraisal dan evaluasi

  • Alat Ukur (tes)

di lingkungan kita banyak alat ukur seperti meter, liter , timbangan dan lain lain. alat ukur tersebut sudah mempunyai fungsi masing masing yaitu meter mengukur panjang , timbangan mengukur berat, liter mengukur isi, akan tetapi jika kirta kaitkan dengan alat ukur pembelajaran kita bisa melakukan tes prestasi belajar atau tes hasil belajar mengukur tinggi rendah penguasaan terhadap pelajaran yang telah di ikuti oleh peserta didik.

lalu bagaimana cara membuat tes yang standar ????

kalau pedagang memiliki timbangan untuk menimbang, maka guru pun punya tidak hanyamemeiliki jenis alat ukur karena dlam tugas sehari hari tidak hanya memeiliki mengukur hasil belajar tetapi juga perlu mengukur apa yang telah di capai oleh sisawa.sebelem mereka mengikitipembeljaran.  juga pembeljaran apa yanga cocok untuk peserta didik dan terpercaya aatau yang baku. bisa di bilang guru memeiliki banyak cara alat ukur atau tes.

  • Pengukuran (measurement)

dengan adanya alat ukur kita bisa melakukan pengukuran. tapi sering terjadi hasil pengukuran berbeda bila di ukur dua kali dengan alat ukur yang sama. contoh nya pedagang beras yang mengukur beras nya dengan literan hasil pengukuran nya sering tidak tetap, ketidak tyepatan ini terjadi karena di sebabakan beberapa poin berikut ini :

1.cara menuangka nberas kedalam literan tidak sama menyebakan kepadatan beras dalam literan beruabah.

2.ada unsur kesngajaan dari pedagang dengan tujuan memperoleh  keuntungan

3.cara meratakan permukaan beras dalam literan para pedagan tidak selalu rata dengan bibir literan.

 

  • penilaian (evaluation)

kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari adanya alat ukur dan di laksanakannya pengukuran yanag membuahkan hasil pengukuran. dana keputusan tidak semata mata di daarkan pada hasil pengukuran tetapi ada unsur pertimbangan dari pihak guru.

pengertian tentang pengukuran, tes, non-tes, asesmen, apraisal dan evaluasi!

 

  • asessment, appraisal , dan penilaian.

ketiga istilah di ats di indonesia sering banyak di gunakan adalah penillaian atau evaluasi, namaundi luar negeripda dekade 80 an sudah banyak memeunculkan istilah asessment, appraisal , dan penilaian.

karena ketiganaya baru di populerkan maka dalam aflikasi nya sering di pertukarkan atau di anggap sama

 

menurut stock dan kawan kawan (1987,h 294) terdapat perbedaan pengertian antara asessment, appraisal , dan penilaian antara lain sbb :

A. ASESMENT

biasanya di hubungkan dengan kemampuan seseoran, seperti kecerdasannya, keterampilannya dan kecepataanya dan lain sebagainya yang terkait dengan tugas atau pekerjaanya. seperti angka yang tertulis pada lembar jawaban siswa atau dalam buku Raport itu merupakan ASESMENT

B. APPRAISAL

merupakan pernyataan tentang sesuatu yang tidak dapat di nyatakan dengan angka atau huruf karena di dalam nya terdapat unsur pertimbangan (judgement) yang sangat terbatas. maka asessment, dan appraisal di anggap sama saja oleh para ahli

C. PENILAIAN

adalah suatu proses yang di mana informasi dan pertimbangan di olah untuk membuat suatu keputusan untuk kebijaksanaan yang akan. datang

maka bisa di simpulkan penilaian memerlukan hasil assesment , dan appraisal dalam ruang lingkup yang lebih luas.

LEBIH LENGKAP NYA BISA DI LIHAT PADA GAMBAR BERIKUT INI

penilain , aprasisal dan asesment

semoga bermanaat mengenai   pengukuran, tes, non-tes, asesmen, apraisal dan evaluasi 

 

Admin

Keberhasilan Yang Nyata adalah Sesuai Tekad Dan Kerja Keras Kita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *