Belanja melalui aplikasi Akulaku, Barang Gagal Datang Uang pun HILANG

Belanja melalui aplikasi Akulaku, Barang Gagal Datang, Uang pun HILANG

Kirimam dulur : Wan Wan Rendevouz

(Rekan pembaca. Mohon postingan ini dibaca secara utuh biar tidak Gagal Faham)

Belanja melalui aplikasi AkulakuBelanja Online merupakan suatu kegiatan yang memasyarakat saat ini. Karena dengan kemudahannya, belanja online dijadikan belanja alternatif yang mudah bagi masyarakat.

Namun lain halnya dengan saya. Belanja Online membawa petaka.
Jum’at, 28 Juni 2019 saya melakukan transfer dana untuk pembayaran Dana Payment suatu barang dengan cara pengambilan barang melalui Bukalapak, dan pembayaran via Akulaku.
DP Rp 574.000 saya transfer ke akulaku dengan metode pembayaran via Indomaret, tepatnya pkl. 14:14:33 Wib (Kode pembayaran dan no. Referensi terlampir). Status TRANSAKSI SUKSES (bukti terlampir).

Namun selang satu menit, Transaksi ditolak oleh pihak akulaku dan uang DP yang dibayarkan otomatis masuk ke Dompet Dana Saldo akun saya.
Setelah hal ini terjadi, saya pun menghubungi pihak akulaku melalui email ataupun inbok, dan ia pun memberikan solusi untuk melakukan penarikan dana kembali. Namun penarikan dana hanya bisa dilakukan melalui Bank yang kerjasama dengan akulaku, dan itu pun pemilik tabungan pada Bank harus atasnama orang yang bersangkutan.
Karena saya tidak memiliki rekening bank yang bank nya kerjasama dengan akulaku, saya punya niatan untuk membuka rekening BRI hari senin nya (01 Juli 2019). Namun, ketika hari sabtu, 29 Juni 2019 saat saya buka akun akulaku milik saya dan mengecek menu Billing/saldo, ternyata saldo saya yang semula Rp 574.000 berubah menjadi Rp 0 (Nol Rupiah).

Kemudian saya kurang penasaran, dicek menu pemberitahuan. Ternyata benar saja, ada penarikan uang dengan nominal tersebut. Namun entah siapa yang melakukan penarikannya. (Dalam hal ini, saya yakin. Adanya indikasi kejahatan siber, berupa pembobolan dan pencurian akun).
Kemudian, saya melaporkan hal ini ke pihak Cs. Akulaku.

Baik melalui Tlp. 1500820, melalui email ataupun inbox, namun harus mengeluarkan multi kesabaran. Respon lelet. Bahkan sama sekali tidak direspon.
Selama 7 hari saya sering menghubungi pihak akulaku, hasilnya nol besar.


Dalam hal ini, saya mengalami keganjilan.
Saat saldo saya Rp 0, selang waktu beberapa jam, ada telpon yang menghubungi saya. Mengaku dari pihak Akulaku.

Dan pesannya adalah, jika saya menginginkan uang saya kembali, maka saya harus melakukan penarikan uang tersebut langsung di Atm dengan panduan mereka.
Berikut ini adalah nomor hp nya:
081235556709
+62816554364
+6281413555414
+6281413555431
Kemudian saya menjebaknya. Pura2 menjalankan perintahnya.
Ternyata, saya hampir2 saja tertipu oleh mereka. Pertama, dia menyuruh saya beli pulsa ke aplikasi akulaku Rp 200.000.

Bukti Transaksi

Meskipun pulsa datang ke nomor saya, saya tolak. Kemudian, ia menyuruh saya supaya saya ke Atm, biarkan menggunakan kartu atm bank apapun. Kata dia, yang penting saldo rekeningnya jangan dibawah Rp 300.000. Kebetulan saya punya kartu atm Bjb, saya pun menurutinya. Sesampai di atm, saya dipandu. ngakunya mau transfer uang saya Rp 574.000 malahan ia menyuruh saya mengklik menu transfer ke nomor rekening 013890811244469 sejumlah uang Rp 229.123.
Karena hal demikian kegiatan yang sangat ganjil, kemudian dibatalkan oleh saya.
Merekapun marah – marah. Dengan alasan tidak jelas.
Sesampai dirumah, ia pun menyuruh saya transaksi melalui m atau internet banking. Saya pun mengikutinya. Dan ternyata sama saja. Saya batalkan.

Lalu maksa suruh beli saldo Gopay. Sayapun nolak. Karena saya gak mau Setelah uang saya dicuri, saya ditipu lagi.
Tiap hari mereka berusaga menghubungi saya terus. Dan saya pun tidak menanggapinya.
Sore tadi (Jum’at, 05 Juli 2019) +6281196103942 yang mengaku dari cs akulaku menginformasikan bahwa membenarkan saldo dana ditarik oleh pihak yang mengatasnamakan saya. Kata pihak cs akulaku, penarikan dengan metode virtual akun bank BNI. Dan nomornya maundikirim ke saya.

Tapi sampai saat ini belum ada laporan lagi mengenai identitas tersebut. Yang mengecewakan saya adalah bahwa pihak Akulaku tidak betranggung jawab terhadap masalah ini. Adapun resiko yang saya alami sebagai korban, harus memverifikasi ke Bank BNI (Lho, verifikasi apanya? Bukti identitas penarikan saldonya juga bahwa menggunakan virtual akun Bank BNI jelas-jelas tidak ada).

Saran saya kepada semuanya, harap waspada dalam bertransaksi online. Jangan pengalaman saya justru menimpa anda.
Dan bagi pihak akulaku, mohon diingat bahwa selama ini saya belum pernah memberitahukan sandi atau kode apapun kepada pihak lain. Tolong jaga kerahasiaan pemilik akun.

Dan tolong usut tuntas pelaku yang mengatasnamakan pihak akulaku ataupun pihak lain yang dengan bangganya mempromosikan sebagai mediator untuk membantu para pelanggan.

Terima Kasih

WANDRI WANGUN
085881898619

Nb: Bukti Transaksi dan pendukung lainnya ihat pada gambar yang dilampirkan.

Admin

Keberhasilan Yang Nyata adalah Sesuai Tekad Dan Kerja Keras Kita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *