Panduan Aplikasi Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) Kemendikbud

siplah.kemdikbud.go.id Panduan Aplikasi Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) KemendikbudSistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) adalah sistem elektronik yang dapat digunakan oleh sekolah untuk melaksanakan proses PBJ secara daring yang dananya bersumber dari dana BOS.

SIPLah dirancang untuk memanfaatkan Sistem Pasar Daring (Online Marketplace) yang dioperasikan oleh pihak ketiga. Sistem pasar daring yang dapat dikategorikan sebagai SIPLah harus memiliki fitur tertentu dan memenuhi kebutuhan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Fitur Aplikasi SipLah

SIPLah harus memiliki fitur utama yang dapat memfasilitasi sekolah untuk merealisasikan rencana kerja anggaran sekolah, memperoleh informasi mengenai penyedia barang dan jasa, informasi mengenai barang dan jasa yang akan dibeli, melakukan perbandingan harga barang dan jasa, melakukan pemesanan barang dan jasa, melakukan pemantauan pemenuhan pesanan, melaksanakan pembayaran non tunai, dan mengelola dokumentasi proses serta bukti transaksi PBJ. SIPLah harus dapat menjadi media interaksi daring antara sekolah sebagai pembeli dengan penyedia barang dan jasa dan sebagai penjual. SIPLah juga harus dapat menjadi alat bantu supervisi proses PBJ oleh Kepala Sekolah dan/atau Bendahara Sekolah.

Aplikasi Siplah (siplah.kemdikbud.go.id)

SIPLah juga harus dapat memenuhi kebutuhan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam melakukan pengawasan atas proses pengadaan barang dan jasa sekolah serta realisasi penggunaan dana BOS sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tujuan Dari Aplikasi SipLah

Sistem berbasis teknologi informasi dan komunikasi dengan konsep sistem elektronik BOS bertujuan mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan efektif khususnya dalam pengelolaan dana BOS. Didalamnya akan terdiri dari beberapa aplikasi berbasis TIK untuk melakukan tata kelola, mulai dari perencanaan, realisasi dan pelaporan dana BOS. Dengan adanya SIPLah diharapkan tata kelolah dana BOS dapat lebih terdokumentasi dengan baik, lebih transpadan dan akuntabel. Pengembangan sistem elektronik BOS juga juga untuk mendukung kebijakan pengaplikasian proses transaksi non tunai (cashless) dalam penyaluran dan pemanfaatan Dana BOS.

Cara Membuat/memutakhirkan akun dan tugas tambahan Kepala Sekolah

  • a. Login pada Aplikasi Dapodikdasmen sebagai Operator
  • b. Masuk tab GTK dan pilih/klik pada data Individu (nama) Kepala Sekolah
  • c. Klik pada tab “Penugasan” dan pilih “Buat/Ubah Akun PTK”
  • d. Silahkan membaca ketentuan dan petunjuk pengisian data akun PTK
  • e. Isikan data “username” (email), “password” dan ulangi pada “Konfirmasi Password”, kemudian “Simpan”
  • f. Selanjutnya masuk ke data rinci Kepala Sekolah, cek data tugas tambahan dan pastikan “jabatan” telah dipilih “Kepala Sekolah”, cek data nomor SK dan TMT telah diisi dengan benar. Untuk tugas tambahan yang masih aktif kolom TST harus dikosongkan.

2.Membuat/memutakhirkan akun dan tugas tambahan Bendahara Sekolah

  • a. Login pada Aplikasi Dapodikdasmen sebagai Operator
  • b. Masuk tab GTK dan pilih/klik pada data Individu (nama) Bendahara Sekolah
  • c. Klik pada tab “Penugasan” dan pilih “Buat/Ubah Akun PTK”
  • d. Silahkan membaca ketentuan dan petunjuk pengisian data akun PTK
  • e. Isikan data “username” (email), “password” dan ulangi pada “Konfirmasi Password”, kemudian “Simpan”
  • f. Selanjutnya masuk ke data rinci Bendahara Sekolah, cek data tugas tambahan dan pastikan “jabatan” telah dipilih “Bendahara BOS”, cek data nomor SK dan TMT telah diisi dengan benar.  Untuk tugas tambahan yang masih aktif kolom TST harus dikosongkan.

Dan Lakukan validasi dan sinkronisasi

Demikian informasi yang admin sampaikan mengenai Aplikasi Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) Kemendikbud

Admin

Keberhasilan Yang Nyata adalah Sesuai Tekad Dan Kerja Keras Kita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *