28 Daftar Istilah dan Singkatan Dalam Pemilihan Umum yang Wajib Di Ketahui

KPU

1.Komisi Pemilihan
Umum yang selanjutnya disingkat KPU adalah ga penyelenggara pemilihan umum yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri yang bertugas melaksanakan pemilihan umum selanjutnya disingkat KPU Provinsi/KIP Aceh adalah penyelenggara Pemilihan Gubernur

2.Komisi Pemilihan Umum Provinsi/ Komisi Independen Pemilu Aceh yang selanjutnya di singkat KPU Provinsi /KIP Aceh adalah penyelenggara Pemilihan Gubernur

Gambar anggota Pemilu

3.Komisi Pemilihan Umum/Pemilih Independen Pemilu/Kota yang selanjutnya disingkat KPU/KIP Kabupaten/Kota adalah penyelenggara Pemilihan Bupati/Walikota

Badan Pengawas Pemilu

4.Badan Pengawas Pemilihan (BAWASLU), Badan Pengawas Pemilihan Provinsi (BAWASLU Provinsi) adalah lembaga yang mengawasi penyelenggaraan Pemilihan di pusat dan provinsi yang bersifat tetap. Untuk mengawasi penyelenggaraan pemilihan di kabupaten/kota desa/kelurahan atau sebutan lainnya, dan di TPS dibentuk Panwas Kabupaten/Kota, Panwas Kecamatan, Pengawas Pemilihan Lapangen (PPL)/Pengawas TPS yang bersifat ad hoc

5.Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum yang selanjutnya disingkat DKPP adalah lembaga yang bertugas menangani pelanggaran kode etik penyelenggara pemilihan umum dan merupakan satu kesatuan fungsi penyelenggaraan pemilihan umum , kecamatan

6.Panitia Pemilihan Kecamatan yang selanjutnya disingkat PPK adalah panitia yang dibentuk oleh KPUKabupaten/Kota untulk menyelenggarakan Pemilihan di tingkat Kecamatan atau nama lain

7.Panitia Pemungutan Suara yang selanjutnya disingkat PPS adalah panitia yang dibentuk oleh KPU Kabupaten Kabupaten/ Kota untuk menyelenggarakan pemungutan suara di tempat pemungutan suara

KPPS

8.Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang selanjutnya disingkat KPPS adalah kelompok yang dibentuk oleh PPS untuk menyelenggarakan pemungutan suara di tempat pemungutan suara.

9.Tempat Pemungutan Suara yang selanjutnya disingkat TPS adalah tempat dilaksanakannya pemungutan suara untuk Pemilihan

10.Pengawas Pemilihan Lapangan yang selanjutnya disingkat PPL adala petugas yang dibentuk oleh Panwas Kecamatan untuk men penyelenggaraan Pemilihan di Desa atau s gawasi yang selanjutnya disebut as Kecamatan

11.Pemilih adalah penduduk yang berusia paling rendah 17 (tujuh belas) ebutan lain/ Kelurahan.

13. Pengawas tempat Pemungutan Suara Pengawas

14.TPS adalah petugas yarng dibentuk oleh Panw untuk membantu PPL anw tahun atau sudah/pernah kawin yang terdaftar dalam Pemilihan

15. Pemilih disabilitas daksa adalah pemilih dengan cacat tubuhPemilih disabilitas netra adalah pemilih yang tidak dapat melihat

16Pemilih disabilitas wicara adalah pemilih yang tidak dapat berbicara

17.Pemilih disabilitas rungu adalah pemilih yang tidak dapat berbicara

18.Pemilih disabilitas grahita adalah pemilih yang memiliki kemampuan mental

19.Pasangan Calon adalah calon pemain Calon Gubernur dan Wakil Gu bernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Walikota dan Wakil Walikota yang telah memenuhi persyaratan dan ditetapkan sebagai pe serta pemilihan

20.Saksi Pasangan Calon adalah seseorang yang mendapat mandat dari Pasangan Calon / tim kampanye untuk menyaksikan pemungutan dan penghitungan suara di TPS

21.Pemantau pemilihan organisasi yang mendaftar dan telah memperoleh Akreditasi dari KPU Provinsi / KIP Aceh atau KPU / KIP Kabupaten / Kota untuk melakukan pemilihan

22.Daftar Pemilih Tetap (DPT) adalah daftar nama penduduk

23.Daftar Pemilih Pindahan (DPPh), adalah daftar pemilih yang terdaftar

24.Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan daftar pemilih yang tidak Negara Indonesia yang telah menambah persyaratan sebagai Pemilih. dalam DPT yang menggunakan hak pilih di TPS lain yang dimasukkan sebagai Pemilih dalam DPT dan DPPh, namun memenuhi persyaratan yang menggunakan hak pilihnya pada hari dan tanggal pemungutan suara dengan menunjukkan KTP Elektronik atau Surat Keterangan

25.Kartu Tanda Penduduk Elektronik yang selanjutnya disebut KTP-el adalah Identitas resmi penduduk sebagai bukti diri yang diterbitkan oleh Instansi Pelaksana yang berlaku di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia disetujui sesuai Undang-Undang tentang Administrasi Kependudukan.

26.Surat Keterangan adalah surat kependudukan yang dikeluarkan oleh dinas yang diadakan dengan surat kependudukan dan catatan sipil lokal yang membahas tentang Pemilih yang merupakan penduduk di wilayah administrasi.

27.Pemungutan suara adalah proses pemberian suara oleh pemilih dengan cara membuatlos pada kolom yang menerima no urut, foto atau nama pasangan calon.

28.Penghitungan Suara adalah proses perhitungan Surat Suara oleh KPPS untuk menentukan suara sah yang diperoleh Pasangan Calon serta Surat Suara yang tidak sah, Surat Suara yang tidak digunakan dan Surat Suara rusak / keliru dicoblos.

29.Surat suara adalah jenis perlengkapan pemungutan suara yang berbentuk lembaran kertas dengan desain khusus yang digunakan oleh pemilih untuk memberikan suara pada pemilihan yang berisi no urut, foto dan nama pasangan calon.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *