Cara Menghitung Nilai SKD Dan SKB Untuk Kelulusan Cpns 2018

Cara Menghitung Nilai SKD Dan SKB Untuk Kelulusan Cpns 2018Penerimaan CPNS 2018 akan segera menyampai titik akhir dengan di butikan pelaksanaan SKB  oleh beberapa instansi. Mungkin para pelamar sudah mengetahui nilai SKD dan SKB sang rivalo (lawan) akan tetapi tidak bisa menentukan siapa yang bakal lolos cpns 2018.

Di sini mimin akan bagikan bocoran mengenai pengolahan nilai SKD dan SKB untuk menentukan kelulusan.

Dalam menentukan Kelulusan masing masing kategori tentunya punya bobot tersendiri yaitu untuk SKB 40% dan SKD  60% . Misal kan an seperti kasus di bawah ini:

Contoh :

Perhitungan nilai SKD
Nilai maksimal SKD 500, skala nilai maksimal 100,000

Rojak 300/500 = 0,60 x 100 = 60,000
Fahmi 295/500 = 0,59 x 100 = 59,000
Fahru 280/500 = 0,56 x 100 = 56,000

Perhitungan Nilai SKB
Nilai maksimal SKB 500, skala nilai maksimal 100,000

Roojak 350/500 = 0,70 x 100 = 70,000
Fahmi 400/500 = 0,80 x 100 = 80,000
fahru 375/500 = 0,75 x 100 = 75,000

Perhitungan Nilai Integrasi SKD dan SKB

Seperti disebutkan nilai SKD memiliki bobot 40% sedangkan SKB berbobot 60% untuk penentuan nilai akhir. Maka perhitungan nilai akhir sebagai berikut;

Rojak
40% dari nilai SKD adalah 40/100×60,000 = 24,000
60% dari nilai SKB adalah 60/100×70,000= 42,000
Fahmi
40% dari nilai SKD adalah 40/100×59,000 = 23,600
60% dari Nilai SKB adalah 60/100×80,000= 48,000
Fahru nilai
40% dari nilai SKD adalah 40/100×56,000 = 22,400
60% dari Nilai SKB adalah 60/100×75,000= 45,000

Nilai Akhir Integrasi SKD + SKB masing-masing
ROJAK 23,600 + 48,000 = 71,600

fahmi 22,400 + 45,000 = 67,400

fahru 24,000 + 42,000 = 66,000

Dari hasil penjenjangan Integrasi nilai SKD dan SKB di atas maka yang berhak lulus menjadi CPNS di formasi SDN Cengkir tersebut.

Kasus di atas merupakan contoh apabila tidak ada peserta yang memiliki sertifikat pendidik, jika salah satu guru memiliki sertifikat pendidik yang dinyatakan sudah valid dan linier maka nilai SKB nya adalah 100,000
Contoh misalnya Cita memiliki serdik maka perhitungan nilai akhir fahmi adalah

Nilai SKD 22,400
Nilai SKB menjadi 100,000 maka 60/100 x 100,000 = 60,000
Nilai akhir SKD+SKB 22,400 + 60,000 = 82,400
Dengan nilai tersebut maka Cita yang lulus CPNS di formasi tersebut.

2 (Dua) guru yang lain masih ada harapan ditempatkan di sekolah SD lain yakni di SDN Gedong Gincu yang tidak ada peserta SKB, baik karena tidak ada pelamar ataupun tidak ada yang lulus PG (P1/L) atau perangkingan (P2/L). (buka Permenpan-RB 61/2018 pasal 7e atau 7f)

Namun penempatan ke sekolah tersebut masih menunggu hasil integrasi SKD+SKB dari peserta SKB di unit kerja lain, di formasi guru SDN 2 dan SDN 3. Yang memiliki Nilai akhir tertinggi integrasi SKD+SKB seluruh peserta lah yang berhak mengisi kekosongan di SDN 4.

4 komentar untuk “Cara Menghitung Nilai SKD Dan SKB Untuk Kelulusan Cpns 2018”

  1. maaf sdh banyak yg sdh memperidksi.kalo bisa yg lain tampilkan seprti . seseorang waktu skd lulus pesangret. begitu di SKB nilainya rendah dr yg lain. pakah yg lulus pesangret td tetap dianggap lulus.sdgkan peserta yg SKD todak lukus ternyata SKB nya jquh lebih tinggi setelah dijumlahkn.

    1. yang kasus kayak gini yang belum ada penjelasannya.
      kayaknya dari Menpan mikir gak sampe sini..karena banyak yang lulus passing garade SKD pure luck alias beruntung aja, nah pas giliran SKB jeblok karena gak kuasain “Bidang”..nah terus yang SKD rangking pas di SKB nilainya tinggi-tinggi amat karena hebat di “Bidang”nya..yang kasus kayak gini jadi masalah. Mau masukin yang pure luck ato yang punya bobot di “Bidang”nya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *