Struktur dan fungsi ekosistem

Struktur dan fungsi ekosistem

Struktur dan fungsi ekosistem Sebuah ekosistem terdiri atas makhluk hidup yang ada di tempat tersebut dan lingkungan abiotik ynag mengelilinginya serta dapat menopang semua kebutuhan hidupnya sendiri dengan bantuan sinar matahari. Struktur utama sebuah ekosistem terdiri dari komponen abiotik dan biotik yang terdiri atas produser, konsumer, dan pengurai.

Komponen abiotik dalam ekosistem meliputi cahaya matahari sebagai sumber energi utama, suhu, air, tanah, mineral, dan gas. Antara komponen biotik dan abiotik saling mempengaruhi.
Manusia mempunyai kemamupuan yang sangat besar untuk mempengaruhi komponen abiotik. Dengan kemampuan teknologinya manusia menciptakan alat-alat pertanian untuk mengolah tanah pertania, memberi pupuk dan pengairan yang teratur sehingga dapat meningkatkan hasil pertaniannya, tet di samping itu manusiasecara sengaja atau tidak mengancam kesealamatan kehidupan di bumi tercinta ini.

Dengan kemampuannya manusia dapat menyediakan energi yang sangat besar berasal dari nuklir tetapi di balik itu ternyata manusia belum mampu menjaga keselamatannya sehingga terjadi kebocoran yang sangat membahayakan keselamatan manusia sendiri. Ingat peristiwa Chernobyl dan Bhopal.

Dengan adanya areal industri dan pertambangan serta pembakaran dari mesin-mesin kendaraan menyebabkan kadar CO2 meningkat dengan cepat sehingga suhu di permukaan bumi meningkat sehingga menimbulkan efek rumah kaca.
Komponen abiotik juga berpengaruh terhadap komponen biotik, mislany air berpengaruh terhadap makhluk hidup, tanpa air tidak akan pernah terjadi kehidupan. Cahaya matahari berpengaruh tidak akan pernah terjaid kehidupan. Cahaya matahari berpengaruh terhadap beberapa proses fisiologis tumbuhan, mislanya terhadap penyebaran pola komunitas tumbuhan.
Habitat dan niche merupakan dua istilah tentang kehidupan organisme yang berbeda.

Habitat mengacu pada tempat hidup sedangkan niche lebih mengacu pada status fungsional suatu organisme. Beberapa organisme dapat hidup hidup pada habitt yang sama tetapi tidak dapat hidup pada niche yang sama untuk jangka waktu lama.

Fungsi- Fungsi Nya adalah :
Fungsi ekosistem membahas tentang aliran energi, piramida ekologi, siklus materi dan peranannya dalam pertumbuhan ekosistem. Energi dapat diartikan sebagai kemampuan untuk melakukan usaha. Perilaku energi di alam mengikuti hukum termodinamika. Aliran terjadi melalui rantai dan jaring-jaring makanan dalam setiap perubahan energi selalu terjadi degredasi energi dalam bentuk panas sesuai hukum termodinamika.

Kedua sehingga energi yang mengalir ketingkat tropi yang lebih tinggi semakin kecil. Kalau jumlah energi yang terkandung dalam setiap tingkat tropi digambarkan dalam bentuk diagram akan menghasilkan bentuk piramida yang dikenal dengan piramida ekologi. Dalam ekosistem umumnya dikenal adanya tiga macam bentuk piramida yaitu piramida jumlah, piramida biomassa, dan piramida energi. Diantara ketiga piramida tersebut, piramida energi adalah yang terbentuk karena piramida dapat menggambarkan secara menyeluruh sifat-sifat fungsional komunitas.

Setelah energi sampai pada makhluk pengurai tidak dapat digunaka n oleh makhluk hidup yang lain tetapi energi tersebut dilepas dalam bentuk panas. Hal inilah yang membedakan antara aliran dengan siklus materi. Dalam siklus mateti, setelah materi sampai pada makhluk pengurai, maka materi tersebut dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan.

Dari banyak silkus yang terjadi di alam ada tiga siklus yang terpenting yaitu  siklus karbon, siklus nitrogen, dan siklus fosfor.
Netralisme bukan merupakan interaksi tetapi lebih cenderung digolongkan sebagai asosiasi.

Hubungan yang terbentuk tidak berpengaruh apapun pada individu yang terlibat.

Komensalisme adalah bentuk interaksi antara individu yang memberikan keuntungan kepada salah satu individu jenis populasi, sementara yang lain tidak diuntungkan ataupun dirugikan. Dalam hal ini host (inang) menyediakan rumah dan transportasi untuk species lain. Komensalisme merupakan hubungan positif yang mendasari protokooperasi.

Protokooperasi adalah bentuk interkasi dimana kedua jenis individu populasi yang berinteraksi yang dapat keuntungan tetapi bukan merupakan keharusan bagi kedua populasi untuk saling berhubungan agar dapat hidup. kalau pada mutualisme interaksi antara dua individu ini sebagai suatu keharusan protokooperasi dikenal juga dengan bentuk inetraksi mutualisme fakultatif. Protokooperasi sebagai awal evolusi sebelum simbiosis mutualisme. Mutualisme adalah interaksi yang meberikan keuntungan kepada masing-masing jenis yang berinteraksi dan merupakan suatu keharusan untuk keberlangsungan hidup dari kedua organisme tersebut. artinya bila kedua organisme atau jenis ini dipisahkan, maka masing-masing akan mengalami kerugian. Interaksi mutualisme kadang-kadang disebut juga simbiosis obligat.
Terdapat 4 macam interaksi yang bersifat negatif, yaitu: persaingan (–) terdiri dari dua macam, yaitu persaingan antar jenis berbeda (interspesifik) dan persaingan antara jenis yang sama ( intrasfesifik), amensalisme (-0), parasitisme (inang parasit) (-+), pemangsaan (mangsa pemangsa) (+-). Persaingan antar jenis berbeda (interspesies) adalah persaingan antara dua atau lebih individu dari jenis berbeda yang bersaing untuk kepentingan pertumbuhan dan kehidupannya masing-masing.

Persaingan intrasfesifik yaitu jika individu-individu yang bersaing berasal dari jenis-jenis yang sama atau individu-individu di alam satu jenis populasi. Contoh dalam tanaman monokultur seperti persaingan antar individu tebu di kebun tebu, antar individu kopi di kebun kopi, atau antar individu kelapa sawit di kebun kelapa sawit.

Amensalisme merupakan bentuk hubungan antara individu-individu dimana populasi yang satu dirugikan (meskipun sesaat sementara organisme populasi lain tidak dirugikan ataupun diuntungkan (netral).

Amensalisme merupakan persaingan dalma bentuk-bentuk yang lemah contoh interaksi amensalisme adalah peristiwa alelopati.

Parasitisme merupakan proses interkasi antara dua jenis populasi dimana satu jenis mendapat keuntungan dalam hal ini disebut parasit, sementara populasi ynag lain menderita kerugian, dalam hal ini disebut inang (host).

Sifat biologi parasit merupakan pengetahuan yang penting untuk menilai potensi parasit dalam pengendalian biologi secara mandiri dan trepadu. sebagai contoh adalah Schistosoma haematobium. Siklus hidup cacing ini melibatkan dua inang yaitu manusia dan keong Bulinus africanus.

Contoh parasit pada tumbuhan adalah benalu (Cuscuta sp) yang hidup pada pohon mangga (Mangifera sp), tumbuhan ini bersifat semiparasit. Serta tali putri (Cassytha frliformis) yang biasa melilit tanaman teh-tehan biasa disebut sebagai tanaman parasit penuh.

Pemangsaan termasuk interaksi populasi yang antagonis yaitu interaksi antara dua organisme dimana jenis populasi ynag satu memakan yang lain.

Populasi pemangsa disebut pemangsa (predator) sementara populasi yang dimangsa disebut mangsa. dalam rangkaian energi, ynag termasuk kedalam pemangsa adalah karnivora, herbivora, ataupun omnivora. Manusia adalah pemangsa tingkat tinggi dalam ekosistem.

Admin

Keberhasilan Yang Nyata adalah Sesuai Tekad Dan Kerja Keras Kita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *