Pedoman Kesamaptaan Jasmani Cpns 2018 Kemenkumham

Pedoman Kesamaptaan Jasmani Cpns 2018 Kemenkumham

Apa itu kesamaptaan jasmani?? 

Pedoman Kesamaptaan Jasmani Cpns 2018 Kemenkumham.Kesamaptaan Jasmani merupakan tahapan seleksi yang wajib diikuti bagi para pelamar
CPNS yang memilih jabatan Penjaga Tahanan yang akan ditempatkan pada Unit Pelaksana
Teknis (UPT) Pemasyarakatan dalam penerimaan CPNS di Kementerian Hukum dan HAM
Tahun Anggaran 2017.

Seleksi dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh Panitia
Pusat maupun Panitia Daerah dan diikuti oleh peserta yang telah dinyatakan lulus dalam
seleksi kompetensi dasar dan telah ditetapkan sebagai peserta seleksi kompetensi bidang.
Seleksi kesamaptaan merupakan bagian dari seleksi kompetensi bidang bersama dengan
selain seleksi pengamatan fisik dan keterampilan (PFK), dengan bobot masing-masing 50%.

Berikut Pelaksanaan Kesamaptaan CPNS 2018

Pelaksanaan Seleksi Kesamaptaan diutamakan dengan mengoptimalkan tenaga, sarana
dan prasarana yang dimiliki oleh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM..
Selain itu pelaksanaan tes ini juga dapat bekerjasama dengan Dinas/Instansi Pemerintah
yang biasa melaksanakan kegiatan ini. Adapun pedoman seleksi kesamaptaan ini merujuk
pada Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor KEP/698/XI/2011
Tanggal 28 Desember 2011.

Memberikan pedoman kepada para panitia dalam menyelenggarakan seleksi kesamaptaan
jasmani.

Memberikan keseragaman dalam pelaksanaan seleksi kesamaptaan jasmani

A. Pengertian seleksi kesamaptaan
Seleksi kesamaptaan jasmani digunakan untuk mengetahui kondisi jasmani setiap
Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), sehingga diharapkan seorang calon yang
mempunyai daya tahan tubuh dan kekuatan fisik yang baik akan mampu mengikuti
pelatihan-pelatihan dan pelaksanaan tugasnya. Seleksi kesamaptaan untuk mengukur
kondisi jasmani peserta melalui Kesamaptaan ”A” lari 12 menit, Kesamaptaan ”B” pull
up/ channing, shit up, phus up dan shuttle run.

B. Susunan Seleksi
Tahapan dalam pelaksanaan Seleksi kesamaptaan jasmani susunan seleksinya adalah
sebagai berikut:

1. Seleksi kesamaptaan jasmani untuk pria:
a) Seleksi kesamaptaan “A” lari 12 menit minimal jarak tempuh 1200 meter
b) Seleksi kesamaptaan “B” terdiri dari rangkaian seleksi meliputi:
Pull up maksimal 1 menit
Sit up maksimal 1 menit
Push up maksimal 1 menit
shuttle run jarak 6 x 10 meter

2. Seleksi kesamaptaan jasmani untuk wanita:
a) Seleksi kesamaptaan “A” lari 14 menit minimal jarak tempuh 1200 meterb) Seleksi kesamaptaan “B” terdiri dari rangkaian Seleksi meliputi:
1) Chening maksimal 1 menit
2) Sit up maksimal 1 menit
3) Push up maksimal 1 menit
4) Shuttle run jarak 6 x 10 meter
C. Komponen yang diukur
1. Dalam kesamaptaan jasmani “A” (Pria = lari 12 menit dan Wanita = lari 14 menit)
yang diukur adalah:

  • a) Daya tahan otot (muscle endurance).
    b) Daya tahan jantung dan pernafasan / peredaran darah (cardio respiratory
    endurance).

2. Dalam kesamaptaan jasmani ”B” yang diukur adalah:

  • a) Pull up dan chening mengukur kekuatan dan daya tahan otot lengan bagian
    dalam;
    b) Sit up mengukur kekuatan dan daya tahan serta flexibilitas otot perut;
    c) Push up mengukur kekuatan dan daya tahan otot lengan bagian luar;
    d) Shuttle run mengukur kecepatan, kelincahan dan keseimbangan tubuh.

Admin

Keberhasilan Yang Nyata adalah Sesuai Tekad Dan Kerja Keras Kita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *